Rabu, 12 Juni 2013

Manfaat Mandi Pasir Untuk Burung

   kacer mbagong atau nguda laut atau kacer mbalon ?? Kalau belum tau dengan arti kata tersebut sekarang ini Anda sedang membaca salah satu artikel yang membahas masalah mandi pasir.
apakah anda Pernah mendengar istilah mandi pasir untuk burung ??
Pernah Anda melihat ayam yang sedang mandi di kubangan debu? Nah itulah sebenarnya apa yang kita maksud dengan mandi pasir. Dengan demikian, apa yang disebut mandi pasir hanya masalah istilah. Sebab yang bisa digunakan untuk mandi bisa pasir bisa juga tanah.
Selain ayam, beberapa jenis unggas dan burung juga suka mandi pasir atau mandi tanah yang dalam bahasa Jawa disebut “kipu”. Burung perkutut, derkuku, atau burung branjangan, adalah contoh-contoh burung dan/atau unggas yang biasa mandi pasir.
Untuk Anda ketahui saja, burung yang biasa mandi pasir, biasanya berumur panjang. Burung branjangan, dengan perawatan standar dan diberi tanah untuk mandi, umumnya bisa berumur sampai belasan tahun, atau bahkan lebih dari 20 tahun. Pertanyaannya, apa hubungan antara mandi pasir dengan umur panjang?
Pada saat burung mandi pasir, sebenarnya dia juga mematuki sejumlah mineral yang diperlukan oleh tubuh. Yang disebut mineral ini, yang sangat berguna untuk burung, antara lain adalah calcium, phosphor, iron (besi), manganase, iodium, cuprum, zinccum, magnesium, sodium dan kalium.
Mineral sesungguhnya adalah salah satu pembentuk utama tubuh makhluk hidup. Mineral ini membantu proses kimia dan elektrik yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup. Proses-proses kimia dan elektrik hanya akan berfungsi dengan benar apabila keseimbangan mineral yang sesuai diberikan pada sistem. Dalam hal ini bisa dicontohkan zat besi untuk darah, belerang untuk otot, kalsium untuk tulang, dan banyak lainnya yang secara umum memberikan kelancaran fungsional tubuh makhluk hidup.
Mineral juga dibutuhkan untuk pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain. Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan. Meskipun vitamin begitu penting, vitamin tidak dapat melakukan apa-apa untuk makhluk hidup tanpa mineral.
Dengan cara mandi pasir inilah burung branjangan mendapatkan mineral yang mereka butuhkan. Dalam kasus lain, burung perkutut yang diberi totok (kerangka/tulang) sotong atau cumi-cumi, juga mendapatkan mineral dari tulang cumi itu. Inilah salah satu penyebab mengapa burung perkutut yang dipelihara di sangkar juga bisa berumur bahkan sampai puluhan tahun.

Burung apa saja yang perlu mandi pasir dan mengapa?
Sebenarnya semua burung perlu mandi pasir. Artinya, semua burung memang perlu mendapatkan mineral. Burung-burung yang tidak suka mandi pasir di alam aselinya, mereka mendapatkan mineral dari tanah yang ikut terangkut ketika burung makan makanan yang tergeletak di tanah, atau ketika dengan sengaja mereka mengorek-ngorek tanah untuk mendapatkan cacing dan sebagainya.
Demikian pula halnya dengan burung-burung yang kita pelihara di dalam sangkar. Mereka memerlukan mandi pasir, mereka perlu mandi tanah untuk mendapatkan mineral. Masalahnya adalah tidak semua burung suka mandi pasir lagi pula pasir atau tanah seperti apa yang harus kita gunakan.
Jika burung Anda kurang mineral, maka manifestasinya bisa macam-macam. Antara lain burung berulah (kalau kacer misalnya mudah mbagong, nguda laut atau mbalon atau uter/puther-Jawa; untuk cucak ijo misalnya kurang ngentrok atau kurang njambul). Burung yang kurang mineral atau defisiensi mineral akan menunjukkan gejala seperti rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal); paralysa (lumpuh), perosis (tumit bengkak), anak burung yang menetas cacat, urat keting (tendo), terlepas sendinya, tercerai (luxatio); paruh meleset, kekurangan darah, pucat dan lemah. Dan hal yang paling sering juga bulu burung mudah patah sehabis mabung, tidak berkilau alias kusam.
Sedangkan untuk burung indukan di penangkaran tidak segera bertelur, telur gagal, atau produktivitas telur sedikit, daya tetas rendah, terjadi banyak kematian embrio dan sebagainya.

Tanah yang digunakan dan cara penggunaan
Kalau Anda mencari tanah yang akan Anda gunakan untuk memandikan burung, maka berikut ini beberapa tips-nya:
  1. Jangan menggunakan pasir karena butiran pasir sangat keras dan tajam yang bisa merusak bulu burung.
  2. Cari tanah yang bebas mikroba dan pestisida. Jika Anda tidak bisa memastikan tanah yang bagus dan bersih, Anda bisa menggunakan bubukan batu bata yang disaring. Cari saja batu bata yang empuk jangan yang keras karena meski disaring, bubukan bata yang keras bisa juga merusak bulu burung seperti halnya pasir.
  3. Pastikan Anda menggunakan tanah yang mengandung banyak mineral. Jika Anda tidak bisa mendapatkannya, maka cukup Anda mendapatkan bubukan bata kemudian dicampur dengan Bird Mineral secukupnya. Apa itu Bird Mineral? Bird mineral adalah salah satu produk kesehatan burung yang di dalamnya terdapat calcium, phosphor, iron (besi), manganase, iodium, cuprum, zinccum, magnesium, sodium, kalium, vitamin B12 dan vitamin D3. Untuk mengetahui apa itu Bird Mineral, anda bisa membacanya di sini.
  4. Isi bak karamba burung dengan tanah yang sudah Anda campur dengan Bird Mineral tersebut dan masukkan burung ke dalamnya seperti kalau Anda sedang memandikan burung. Beberapa burung akan mau melakukan kipu atau mandi pasir, sedangkan yang lainnya tidak. Untuk hal ini, memang perlu dilatih secara telaten dan sabar.
  5. Khusus untuk burung branjangan ataupun perkutut, tanah yang sudah tercampur dengan Bird Mineral bisa digunakan sebagai dasar sangkar seperti yang biasa kita gunakan untuk burung branjangan dan bisa diganti sepekan sekali dengan campuran yang baru.
  6. Untuk burung di penangkaran, bak pasir / tanah bisa diletakkan di dalam kandang penangkaran.
Kalau burung Anda tidak mau mandi pasir atau Anda tidak telaten dan sabar melatihnya agar mau mandi pasir, Anda bisa saja langsung memberikan Bird Mineral dengan cara mencampurnya ke dalam voer atau kroto (untuk burung yang mau makan kroto). Yang penting dalam hal ini adalah memastikan burung mendapatkan mineral yang tepat, pas dan terukur.
Dengan membiasakan burung mandi pasir/ tanah, maka Anda sudah memastikan burung Anda memiliki bulu kuat, mulus, berkilau sehabis molting atau ngurak alias mabung; tidak terkena rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal); bebas paralysa (lumpuh); bebas perosis (tumit bengkak); anak burung menetas sehat; burung tidak mengalami urat keting (tendo); burung tidak terlepas sendinya, tidak tercerai (luxatio); paruh tidak meleset, tidak kekurangan darah sehingga pucat dan lemah; burung di penangkaran bisa segera bertelur, telur berisi, produktivitas tinggi, daya tetas tinggi dengan tingkat kematian embrio yang rendah.

Gangguan internal pada burung dapat dilihat dari FACES,URET dan URINE



1. FECES harian kurang                                      : burung kekurangan asupan makanan,burung kurang
                                                                             sehat
2. FECES berkapur                                            : pencernaan burung tidak stabil,perlu tambahan banyak
                                                                            vitamin
3. FACES berair dan bewarna hijau                    : burung dalam keadaan sakit
4. FACES berwarna putih                                   : burung terlalu banyak minum dan kurang makan
5. FACES padat dan berwarna hijau                   : burung dalam keadaan normal                                                                           

-untuk pertolongan pada burung yang sedang sakit


1. Memberikan kehangatan pada tubuh burung
Burung yang sakit diisolasi, dipisahkan dari burung lain yang sehat. Burung itu dimasukkan ke dalam sebuah sangkar yang telah diberi alas koran. Disediakan sedikit minum. Berikan kehangatan pada tubuh si burung melalui lampu pijar berkapasitas 60 watt. Untuk mengurangi sinar dari lampu dapat diberikan penghalang berupa kain atau kertas. Perlu diperhatikan agar bahan penghalang sinar lampu ini tidak mudah terbakar, suhunya pun sebaiknya tidak melebihi 37° C.
2. Memberikan pakan ekstra
Berikanlah pakan ekstra yang mempunyai kandungan gizi tinggi, seperti kroto basah, madu, susu, daging, atau hati tergantung pada jenis burungnya. Pakan ini diberikan dalam bentuk bubur (jus). Jika burung menolak untuk makan sendiri maka harus dipaksakan, dicekokkan langsung ke mulutnya dengan memakai alat spuit. Hal ini sebaiknya dilakukan dengan hati hati agar tidak salah memasukkan pakan ini ke saluran pernapasan.
3. Memberikan minuman
Burung yang sedang sakit akan jarang minum. Padahal, pada saat sakit burung akan lebih banyak buang air dengan kondisi feses yang lebih encer sehingga dapat menyebabkan dehidrasi (hilangnya cairan tubuh). Keadaan seperti ini dapat diatasi dengan cara memberikan pakan yang banyak mengandung air, misalnya buah pepaya. Dengan cara ini maka bahaya dehidrasi dapat diperkecil.
4. Memberikan ketenangan
Burung yang sakit juga membutuhkan ketenangan lingkungan. Dengan lingkungan yang tenang maka bahaya stres dapat diperkecil

perawatan burung kacer

 -Tempat: burung kacer bisa dipelihara dengan sangkar kotak ukuran 40 x 40 x 60 cm atau bisa juga bulat dengan diameter 40 cm. Sementara tenggeran atau pangkringan bisa dibuat dua bersilang dengan diameter masing-masing 1,5 cmdari bahan cabang kayu asam. Pilih kayu dengan permukaan kulit yang agak kasar tetapi tidak tajam sehingga bisa untuk mengasah paruh agar tidak runcing. Untuk perawatan harian, kacer tidak perlu dikerodng dan hanya dikeorodng malam hari agar tidak kedinginan. 

- Pakan: Hal utama yang perlu diperhatikan dalam hal pakan adalah menu yang variatif sehingga kecukupan nutrisi, vitamin dan mineralnya. Pakan yang bagus, selain lengkap nutrisinya seperti protein, karbohidrat, juga lengkap vitaminnya seperti vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3. Selain itu, perlu pula mengandung zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D
Di samping vitamin, perlu juga kecukupan mineral. Mineral dibutuhkan dalam pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain. Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan.